Minggu, 19 April 2009

Brosur Penerimaan Mahasiswa Baru Prodi D-IV Kesling

DEPARTEMEN KESEHATAN RI
POLITEKNIK KESEHATAN
MAKASSAR


Program D – IV
Kesehatan Lingkungan

POLITEKNIK KESEHATAN MAKASSAR
Izin Menkes RI. NO.OT.01.01.1.4.2.05314.1.

Jl. Wijaya Kusuma I No. 2 Makassar
Telp. (0411) 853497
PENDAHULUAN

Program D-IV Kesehatan Lingkungan merupakan salah satu program yang dibuka untuk jalur umum dan setelah program D-III Kesehatan Lingkungan yang berada pada jurusan Kesehatan Lingkungan Politeknik Kesehatan (Poltekes) Depkes Makassar.
Dalam rangka upaya mengantisipasi tuntutan dan kebutuhan masyarakat, program dan profesionalisme yang ahli dan trampil pada bidang kesehatan lingkungan dalam upaya menghasilkan mutu luaran yang berkemampuan spesifik baik dalam analisis maupun praktisi.

TUJUAN PENDIDIKAN
1. Program D-IV Kesehatan Lingkungan bertujuan untuk menghasilkan tenaga ahli kesehatan lingkungan yang
mempunyai kepribadian, kemampuan, aplikasi pada bidang kesehatan lingkungan
2. Program D-IV Kesehatan Lingkungan bertujuan mempersiapkan tenaga kesehatan lingkungan secara mandiri
dalam ilmu dan teknologi dibidang kesehatan lingkungan dengan konsep,cara kerja, dan alat baru kesehatan
lingkungan.

PROGRAM YANG DITAWARKAN

1. Program D-IV Kesehatan Lingkungan masa studi 4 tahun (8 semester) bagi lulusan SMU dan SMK atau
sederajat dengan peminatan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), Epidemiologi Lingkungan
dan Manajemen Risiko Lingkungan
2. Program D-IV Kesehatan Lingkungan non reguler masa studi 1,5 tahun (3 semester) bagi lulusan D-III
Kesehatan Lingkungan dan D-III Kesehatan Kerja ,dengan peminatan Kesehatan dan Keselamatan Kerja
(K3), Epidemiologi Lingkungan dan Manajemen Risiko Lingkungan

KOMPETENSI DAN GELAR

1.a. Mampu melakukan perencanaan dan pengelolaan ; Keselamatan dan Kesehatan
Kerja (K3), epidemiologi lingkungan, dan Manajemen Risiko Lingkungan
b Mampu melakukan monitoring dan Pengawasan kesehatan lingkungan
c.Mampu melakukan pendidikan, pelatihan, dan penelitian kesehatan lingkungan
2. Gelar/titel pada akhir studi adalah Sarjana Sains Terapan (S SiT).

BIAYA

1. Biaya pendaftaran/formulir Rp 200.000,-
2. Biaya pendidikan :
a. Jalur Khusus ;
1) Dana Pengembangan Pendidikan (DPP), sebesar Rp 2.000.000- satu kali dibayar selama mengikuti
pendidikan
2) Sumbangan Penyelenggaraan Pendidikan (SPP) Rp 350.000,- per bulan (selama 3 semester)
b. Jalur Umum ;
1) Dana Pengembangan Pendidkan (DPP), sebesar Rp 2.000.000,- satu kali dibayar selama mengikuti
pendidikan
2) Sumbangan Penyelenggaraan Pendidikan (SPP) Rp 2.100.000,- per semester dapat diangsur sebanyak 3 kali

WAKTU DAN TEMPAT PENDAFTARAN
¨ Pendaftaran mahasiswa baru mulai tanggal Juni 2009.
¨ Awal kuliah dan waktu kuliah Agustus 2009
¨ Tempat pendaftaran Kampus Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Depkes Makassar
Jl. Wijaya I No. 2, Telp. (0411) 853497
Hubungi
¨ Ikbal (081524112744)
¨ Ronny (085255666746)
¨ Erlani (081343795758)
¨ Hidayat (08124152223)
¨ Tjamu Ramli, (081355725255)

DOSEN
1. Drs.H. Ibrahim DP, SKM.,MKM
2. Chasan S. Kusnadi, Drs.,MKM
3. Drs. Baharuddin Samad, M.Pd
4. Madelan, M.Sc
5. Ir. H. Abdur Rivai, MT
6. Drs.H.Ashari Rasyid. SKM.,MS
7. Samson B. Supeno, ST.,M.Si
8. Muh.Ikbal Arif, SKM.,M.Kes
9. Ronny, SKM.M.Kes
10. Rasman, ST.,M.Si
11. Muhammad Hasbi, SKM.,MPH
12. Hidayat, SKM.,M.Kes
13. Erlani, SKM.,M.Kes
14. Hamsir Ahmad, SKM,M,Kes.
15. Wahyuni Sahani, ST.,M.Si
16. Zaenab, SKM,M.Kes
17. La Taha, SKM.,M.Kes
18. Djoko Purwoko, SKM
19. Ridwan Rasyid, SKM
20. Tjamu Ramli, SKM
21. Juhera, SKM
22. Haderiah, SKM
23. Sulasmi, SKM
24. Inayah, SKM
25. Andi Ruhban, S.ST,M.Kes
26. Rafidah, S.SiT
27. Syamsuddin, SKM
28. Khiki Purnawati Kasim, S.SiT
29. Drs.H.Mustari Gani, M.Pd
30. H..M. Rusli, S.Pd, RPT,S.ST
31. Ain Kahaer, S.St.

PERSYARATAN KELENGKAPAN BERKAS

1. Foto copy ijazah terakhir 3 lembar (dilegalisir)
2. Foto copy transkrip nilai 3 lembar (dilegalisir)
3. Pas photo :
v 4 x 6 = 3 lembar
v 3 x 4 = 3 lembar
v 2 x 3 = 3 lembar

LAPANGAN KERJA
o Institusi pemerintah pusat dan otonom (Depkes, BTKL, Labkes, RS, Puskesmas, Balai Kesehatan Kerja
Masyarakat/BKMM, BAPEDAL, BKKBN, Dosen, Lingkungan Hidup, KKP, dan Askes.
o Institusi swasta/industri
o Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang bergerak dalam bidang penanggulangan masalah
kesehatan lingkungan dan epidemiologi di dalam maupun luar negeri

1 komentar:

  1. Pngendalian vektor DBD tidak pernah berhasil secara tuntas, karena dilakukan secara konvensional dengan menggunakan bahan kimia.
    Pengendalian bahan kimia yang tidak tuntas dapat menimbulkan masalah baru karena ;
    1. menjadikan vektor resisten
    2. membunuh organisme yang bukan
    sasaran/target
    3. mencemari lingkungan
    Pengendalian vektor DBD yang efektif adalah terpadu, bahkan lebih efektif lagi adalah PSN secarara sistematik,serentak, dan berkelanjutan dilakukan dalam suatu wilayah/negara oleh masyarakat/KK dalam suatu waktu bersamaan.
    Gerakan serentak mengenai PSN di seluruh negeri Kuba pernah dirintis 100 tahun yang lalu oleh Jenderal WC Gorgas untuk memberantas nyamuk Aedes aegypti
    (Judarwanto, 2007). Upaya itu dilakukan untuk memberantas demam kuning (yellow fever
    disease). Gerakan yang dilakukan besar-besaran itu berhasil gemilang. Gerakan itu,
    kemudian ditiru oleh Malaysia dan Singapura dengan menjatuhkan sanksi denda kepada
    kepala keluarga yang rumahnya kedapatan jentik nyamuk. Akankah gerakan seperti ini
    mungkin dilakukan di Indonesia?.

    BalasHapus